Loading

Aplikasi Menghitung Bunga dengan Excel

SISTEM BUNGA FLAT
Bunga Flat adalah sistem perhitungan suku bunga yang besarannya mengacu pada pokok hutang awal. Dengan menggunakan sistem bunga flat ini maka porsi bunga dan pokok dalam angsuran bulanan akan tetap sama.

Untuk menghitung besarnya angsuran dengan menggunakan sistem bunga flat ini sebenarnya cukup sederhana, misalnya jika kita Pinjam uang sebesar IDR 30 juta, maka:
a. Pokok hutang IDR 30 juta.
b. Ambil contoh saja bunganya 12,25% flat per tahun
c. Tenor pinjaman sepuluh tahun

Angsurannya per bulannya menjadi:
= (30 juta + (30 juta X 12,25% X 10))/120 bulan
= 66,75 juta / 120 bulan
= IDR 556.250
di dalam angsuran sebesar IDR 556.250 itu terdapat porsi pokok sebesar IDR 250.000 dan bunga sebesar IDR 306.250. Dengan demikian jika kita hendak melakukan early repayment atau pelunasan awal, tinggal dihitung saja, kita sudah berapa kali kita membayar angsuran dan dikalikan jumlah porsi pokok hutang itu.

Dengan menggunakan Microsoft Excel perhitungan Bunga Flat untuk menentukan besarnya Angsuran, Pokok dan bunga dapat dilihat seperti Tabel di bawah ini.



SISTEM BUNGA EFEKTIF
Sistem bunga efektif adalah kebalikan dari sistem bunga flat, yaitu porsi bunga dihitung berdasarkan pokok hutang tersisa. Sehingga porsi bunga dan pokok dalam angsuran setiap bulan akan berbeda, meski besaran angsuran per bulannya tetap sama.

Dalam sistem bunga efektif ini, porsi bunga di masa-masa awal kredit akan sangat besar di dalam angsuran perbulannya, sehingga pokok hutang akan sangat sedikit berkurang. Jika kita hendak melakukan pelunasan awal maka jumlah pokok hutang akan masih sangat besar meski kita merasa telah membayar angsuran yang jika ditotal jumlahnya cukup besar.

Dengan kasus yang sama seperti diatas untuk diawal kredit dapat dilihat bahwa pembayaran pokok lebih kecil dibandigkan dengan bunganya, tetapi akan terus berubah dimana pokok per angsuran akan meningkat sedangkan bunga angsuran akan menurun karena besarnya angsuran perbulan tetap sama, seperti terlihat dalam tabel di bawah ini :



Download Aplikasi Menghitung Bunga Dengan Excel


Wassalam
Semoga bermanfaat

Fungsi IF data Excel


Fungsi logika IF digunakan untuk menampilkan beberapa kemungkinan nilai/ hasil sesuai dengan kondisi tertentu.

Bentuk Umum Penulisan Fungsi ini :
=IF(logical_test,[value if true],[value if false])
Keterangan :
logical_test - Kondisi, ialah suatu pernyataan yang akan diuji,
value if true - Nilai_benar, ialah nilai yang akan dihasilkan bila suatu penyataan telah diuji (kondisi) bernilai benar,
value if false - Nilai_salah, ialah nilai yang akan dihasilkan bila suatu penyataan telah diuji (kondisi) bernilai salah.

Pernyataaan dengan satu kondisi,
Misal ada empat siswa yang telah mempunyai nilai rata-rata dimana ada kondisinya mereka dapat "Lulus" bila nilai rata-ratanya sama dengan atau diatas 60 dan mereka "Tidak Lulus" bila nilai rata-ratanya dibawah 60, seperti dalam tabel dibawah ini :


Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa Agus, Ahmad dan Susi mereka "Lulus" karena niai rata-rata mereka diatas 60 sedangkan Yatno "Tidak Lulus" dengan nilai rata-rata dibawah 60.

Pernyataaan dengan lebih dari satu kondisi,
Misal dari nilai rata-rata empat siswa tersebut akan dikonversi menjadi Hurup A, B, C, atau E, dengan kondisi :
  • Niai rata-rata > 90 nilainya A
  • Niai rata-rata 80 - 89 nilainya B
  • Niai rata-rata 90 - 79 nilainya C
  • Niai rata-rata < 60 nilainya D


Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa Agus rata-rata 85 dapat nilai B, Ahmad rata-rata 79 dapat nilai B, Susi rata-rata 73,5 dapat nilai C dan Yatno rata-rata 55 dapat nilai D.

Wassalam
Semoga Bermanfaat

Aplikasi Penyusutan Menggunakan Excel

Penyusutan terhadap aktiva, kecuali tanah perlu dan harus dilakukan karena nilai manfaat yang diberikan aktiva akan semakin berkurang sesuai dengan berjalannya waktu pemakaian. Jumlah yang disusutkan dialokasikan ke setiap periode akuntansi selama masa manfaat (umur ekonomis) aktiva yang dilakukan dengan berbagai metode penyusutan. Namun metode penyusutan yang banyak digunakan adalah Metode Penyusutan Garis Lurus (Straight-Line Depreciation Method).

Untuk memudahkan dalam perhitungannya maka saya pakai Microsoft Excel, dalam aplikasi ini saya menghitung Penyusutan untuk Laporan Komersil (Kebijakan Akuntansi) dan untuk Laporan Fiskal/Pajak (Perundang-undangan) yang digunakan pada saat Pengisian SPT PPh Badan Tahunan.

Isi dari Aplikasi terdiri dari :
1. Pengisian Nama Perusahaan dan Tanggal Pelaporan :



2. Pengelompokan Harta Berdasarkan Peraturan Perundang-undangan Pajak



3. Hasil Perhitungan Penyusutan Komersil


4. Hasil Penyusutan Fiskal





Download Aplikasi Penyusutan Menggunakan Excel



Fungsi MID Data Excel

Fungsi MID digunakan untuk mengambil sebagian dari teks :

Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah :
=MID( text, start_num, num_of_chars)
Keterangan :
text : adalah teks yang akan diolah
start_num : posisi karakter awal
num_of_chars : jumlah karakter yang akan diambil

Contoh :
MID("Akuntansi Perpajakan", 1, 9) : Akuntansi
MID("Akuntansi Perpajakan", 11, 10) : Perpajakan

Pembulatan Angka Data Excel

1. ROUND(number, number of digits) - digunakan untuk membulatkan angka sampai digit yang ditentukan.
  • ROUND(2.3, 0) : 2
  • ROUND(2.3, 1) : 2.3
  • ROUND(14.856, 1) : 14.9
  • ROUND(14.856, 2) : 12.86
2. ROUNDDOWN(number, number of digits) - digunakan untuk membulatkan angka ke bawah dari digit yang ditentukan.
  • ROUNDDOWN(2.3, 0) : 2
  • ROUNDDOWN(2.3, 1) : 2.3
  • ROUNDDOWN(14.856, 1) : 14.8
  • ROUNDDOWN(14.856, 2) : 12.85
3. ROUNDUP(number, number of digits) - digunakan untuk membulatkan angka ke atas dari digit yang ditentukan.
  • ROUNDUP(2.3, 0) : 2
  • ROUNDUP(2.3, 1) : 2.3
  • ROUNDUP(14.856, 1) : 14.9
  • ROUNDUP(14.856, 2) : 12.86

Fungsi Vlookup Data Excel

Fungsi VLOOKUP digunakan untuk membaca suatu data secara vertikal, lalu mengambil nilai yang diinginkan pada table tersebut berdasarkan kunci tertentu.

Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah sbb:
=VLOOKUP(Lookup_value; Table_array; Col_index_num; range_lookup)
Keterangan :
  • Lookup_value adalah sel referensi/nilai yang hendak dijadikan kunci dalam pencarian data.
  • Table_array adalah tabel/range yang merupakan table yang menyimpan data yang hendak kita cari. (Usahakan Table_array sudah disort pada field kunci nya baik secara ascending ataupun descending, Huruf besar ataupun huruf kecil dianggap sama saja atau diabaikan pada field kunci di Table_array).
  • Col_index_num adalah nomor kolom yang hendak kita ambil nilainya.
  • Range_lookup adalah nilai logika TRUE / FALSE yang mana VLOOKUP akan mencari data secara tepat atau secara kira-kira atau pendekatan.
  • TRUE, maka yang akan digunakan adalah metode pendekatan atau kira-kira.
  • FALSE, maka yang akan digunakan adalah metode tepat.

Sum If data Excel

Fungsi sumif digunakan untuk menjumlah nilai dalam sebuah range berdasarkan kiteria tertentu.
Untuk lebih mudahnya bisa lihat contoh di bawah ini. Kita akan menjumlah nilai barang dengan kode barang B1, B2 dan B3.

1. Buat tabel seperti berikut :

























2. Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah :

= SUMIF(Range;Criteria;Sum_range)

Di sel C12 ketik formula : =SUMIF(B5:B10;B12;C5:C10)
Di sel C13 ketik formula : =SUMIF(B5:B10;B13;C5:C10)
Di sel C14 ketik formula : =SUMIF(B5:B10;B14;C5:C10)

Ket :
Range - B5:B10 adalah Range data dari Kode Barang
Criteria - B12 adalah Kode Barang sebagai kriteria
Sum_range - C5:C10 adalah Range dari nilai yang dijumlah


Dan hasilnya adalah
































Dari tabel terlihat jumlah dengan Kode Barang B1 = 5.500 , B2 = 4.000 dan B3 = 6.500. Fungsi sumif tentunya kan bermanfaat jika datanya terdiri dari ratusan record atau data, jika hanya belasan saja mungkin lebih baik dihitung manual saja


"Semoga Bermanfaat"

Count if data Excel

Fungsi countif digunakan untuk menghitung jumlah data dalam sebuah range berdasarkan kiteria tertentu.
Untuk lebih mudahnya bisa lihat contoh di bawah ini. Kita akan menguhitung banyaknya siswa yang memperoleh nilai A, B, C, D dan E

1. Buat tabel rumus excel nya berikut :


2. Di sel ketik formula

Formulanya = COUNTIF(Range;Criteria)

Di sel C12 ketik formula : =COUNTIF(C5:C10;”A”)
Di sel C13 ketik formula : =COUNTIF(C5:C10;”B”)
Di sel C14 ketik formula : =COUNTIF(C5:C10;”C”)
Di sel C15 ketik formula : =COUNTIF(C5:C10;”D”)
Di sel C16 ketik formula : =COUNTIF(C5:C10;”E”)

Ket :
Range - c5:c10 adalah Range data dari nilai mahasiswa
Criteria - “A” s/d “E” adalah Kriteria dari nilai






Dan hasilnya adalah


Dari tabel terlihat banyaknya mahasiswa yang mendapat nilia A =3 orang , B = 2 orang, C = 1 orang, D = 0 dan E = 0. Fungsi countif tentunya kan bermanfaat jika datanya terdiri dari ratusan record atau data, jika hanya belasan saja mungkin lebih baik dihitung manual saja.























"Semoga Bermanfaat"
make cash

Hai Teman ...

Disini saya mau sharing pengetahuan tentang Akuntansi dan Perpajakan yang pernah saya pelajari, kalau ada kritikan atau saran jangan lupa isi komentarnya.
Besar harapan semoga tulisan disini dapat bermanfaat dan menambah wawasan.
Bila anda menemukan kesulitan dalam penyusunan Laporan Keuangan dan Laporan Pajak untuk Perusahaan anda.
Jangan Khawatir kami siap membantu, hubungi 081214712733

Sekarang

Ayat-ayat Al Quran

Chat

Katagori

Pengunjung

free counters
Locations of visitors to this page